Rabu, 24 November 2010
Valentino Rossi
Jorge Lorenzo yang baru saja merebut gelar juara dunia, tetap membukukan waktu terbaik pada tes pertama hari ini. Dia membukukan waktu 1 menit 32,179 detik. Masih di bawah catatan terbaiknya kemarin, yakni 1:32,012 detik.
Ben Spies, mantan pembalap superbike yang menggantikan posisi Rossi, justru menjulang. Dia menyodok ke posisi kedua dengan waktu 1:32,322 detik. Catatan ini lebih baik dibanding sehari sebelumnya saat dia menduduki posisi ketiga, yakni 1:32,878 detik.
Dimanakah posisi Rossi?
Mantan pembalap Yamaha dan Honda yang kini berpaling ke Ducati itu tertatih-tatih di posisi ke-13. Rossi hanya membukukan waktu 1:33,848 detik. Sedikit di bawah catatan terbaiknya kemarin yang 1:33,882 detik.
Rekan setimnya, Nicky Hayden malah membaik. Pembalap AS itu berhasil memperbaiki catatan waktunya. Bila kemarin dia membukukan 1:33,716 detik, kini Hayden mempertajamnya jadi 1:33,072 detik. Dia mencatat waktu terbaik ketujuh.
Casay Stoner
Stoner pun kaget dg kecepatan honda
Valencia, Bahkan Casey Stoner pun terkejut dengan start cemerlangnya bersama Honda. Dia mencatat waktu mengesankan pada tes di Sirkuit Valencia.
Stoner, pembalap Australia, dalam empat tahun terakhir berlomba bersama Ducati. Terakhir, dia membalap bersama Honda pada debutnya di MotoGP, yakni pada 2006. Itupun dia hanya tampil bersama tim satelit menggunakan RC211V bermesin 990 cc.
Juara dunia 2007 itu hanya butuh waktu beberapa lap saja untuk membantah tudingan selama ini bahwa suksesnya lebih disebabkan karena Desmosedici itu. Dia menuntaskan tes pertamanya di atas Honda RC212V dengan catatan waktu terbaik kedua.
Juara dunia baru, Jorge Lorenzo, yang masih tetap bertahan bersama Yamaha, adalah satu-satunya pembalap yang mencatat waktu lebih baik ketimbang Stoner. Tapi, Stoner masih mampu mengalahkan rekan-rekan barunya di Honda, yakni Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso.
Menurut Repsol Honda, Stoner menghabiskan hari tes itu untuk mendapatkan kenyamanan bersama RC212V, motor yang digunakan pada musim balap 2010. Dia mampu melakukan penyesuaian posisi, mengontrol, dan meningkatkan kecepatan.
Tak hanya itu, Stoner juga menjadi pembalap muka baru yang mencatatkan waktu tercepat dalam debutnya bersama tim baru. Pembalap lain berada jauh di bawahnya.
Valentino Rossi, mantan pembalap Yamaha yang kini menjajal Ducati, hanya mencatat waktu terbaik ke-10. Begitupun Randy de Puniet (Ducati/11), Cal Crutchlow (Yamaha/14), Loris Capirossi (Ducati/15), Toni Elias (Honda/16), dan Karel Abraham (Ducati/17). [ing]
Stoner, pembalap Australia, dalam empat tahun terakhir berlomba bersama Ducati. Terakhir, dia membalap bersama Honda pada debutnya di MotoGP, yakni pada 2006. Itupun dia hanya tampil bersama tim satelit menggunakan RC211V bermesin 990 cc.
Juara dunia 2007 itu hanya butuh waktu beberapa lap saja untuk membantah tudingan selama ini bahwa suksesnya lebih disebabkan karena Desmosedici itu. Dia menuntaskan tes pertamanya di atas Honda RC212V dengan catatan waktu terbaik kedua.
Juara dunia baru, Jorge Lorenzo, yang masih tetap bertahan bersama Yamaha, adalah satu-satunya pembalap yang mencatat waktu lebih baik ketimbang Stoner. Tapi, Stoner masih mampu mengalahkan rekan-rekan barunya di Honda, yakni Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso.
Menurut Repsol Honda, Stoner menghabiskan hari tes itu untuk mendapatkan kenyamanan bersama RC212V, motor yang digunakan pada musim balap 2010. Dia mampu melakukan penyesuaian posisi, mengontrol, dan meningkatkan kecepatan.
Tak hanya itu, Stoner juga menjadi pembalap muka baru yang mencatatkan waktu tercepat dalam debutnya bersama tim baru. Pembalap lain berada jauh di bawahnya.
Valentino Rossi, mantan pembalap Yamaha yang kini menjajal Ducati, hanya mencatat waktu terbaik ke-10. Begitupun Randy de Puniet (Ducati/11), Cal Crutchlow (Yamaha/14), Loris Capirossi (Ducati/15), Toni Elias (Honda/16), dan Karel Abraham (Ducati/17). [ing]
Ninja 250cc
![]() | ![]() |
|
Spies gantikan Rossi

Ben Spies, yang akan memperkuat Yamaha
Rossi saat ini sedang mempertimbangkan diri untuk memperkuat Ducati pada musim depan, setelah tujuh tahun membela Yamaha. "The Doctor"—julukan Rossi—ditengarai akan mengumumkan kepastian masa depannya ketika tampil di GP Ceko pada 13-15 Agustus mendatang.
Menurut Jarvis, satu tempat di timnya hampir pasti tetap diisi oleh Jorge Lorenzo. Pebalap Spanyol yang kini memimpin klasemen sementara itu masih merasa sangat nyaman dengan pabrikan asal Jepang ini sehingga negosiasi bakal berlangsung cepat.
"Sudah ada proposal dan saya bisa pastikan bahwa negosiasi mengarah ke hal yang bagus," ujar Jarvis kepada Gazzetta dello Sport. "Kami berharap semuanya jelas saat di Brno, untuk mengumumkan tim pada musim 2011."
Sejauh ini, Yamaha belum menerima tanggapan resmi dari Rossi menyangkut posisinya pada musim depan. Namun, rumor yang santer beredar, juara dunia sembilan kali tersebut akan pindah ke Ducati setelah tak sepakat dengan bayaran Yamaha.
"Kami sudah mengajukan tawaran dan sekarang menanti jawabannya," ucap Jarvis.
"Saya tidak bisa memberikan detailnya tentang negosiasi itu. Namun, kami merasa penawaran tersebut pasti diterima; karena ini hasil evaluasi kami."
Jika Rossi pergi, Jarvis mengatakan bahwa Yamaha takkan mencari sosok yang jauh dari pabrikannya. Mereka akan mengontrak mantan juara dunia Superbike 2009 yang saat ini memperkuat tim satelit Tech 3 Yamaha, Spies.
"Kalau satu dari dua pebalap kami pergi, dia (Spies) akan masuk tim," ungkap Jarvis. "Kami yakin kami akan memiliki tim juara juga untuk 2011."
Jarvis juga mengonfirmasi, Fiat, yang sekarang menjadi sponsor, bakal mengikuti Rossi. Artinya, bila juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut pergi, maka Yamaha tak lagi disponsori Fiat.
"Semuanya tergantung kepada jawaban Rossi," ucap Jarvis tentang masa depan Fiat dengan Yamaha.
"Kami sudah memiliki kontrak dengan Petronas untuk tahun 2011. Selain itu, kami juga sedang melakukan pembicaraan dengan perusahaan lain di luar dunia motor. Kami tidak khawatir, tetapi ini akan menjadi langkah ketiga. Tim tetap yang utama."
Brivio hengkang dr yamaha

Brivio (kiri) dan Rossi
Kepindahan Valentino Rossi telah "menelan korban" di skuad MotoGP Yamaha. Davide Brivio akan meninggalkan tim Garputala itu begitu usai gelaran di Valencia, Spanyol. Memang, belum ada kabar ke tim mana dirinya akan berlabuh.
Kepindahan Valentino Rossi telah "menelan korban" di skuad MotoGP Yamaha. Davide Brivio akan meninggalkan tim Garputala itu begitu usai gelaran di Valencia, Spanyol. Memang, belum ada kabar ke tim mana dirinya akan berlabuh.
Brivio saat ini manajer tim dan tahun depan posisinya dijabat oleh Massimo Meregalli yang sekarang memimpin tim Yamaha Superbike. Tapi Meregalli sudah bergabung 8 November ini, di mana sudah memasuki sesi tes. Yamaha juga bekerja sama dengan Wilco Zeelenberg untuk membentuk manajemen tim pada tahun depan dan seterusnya.
Sedangkan posisi Meregalli di tim superbike Yamaha diisi oleh Andrea Dosoli yang saat ini memimpin tim Forward Racing Moto2. Ia juga pernah memegang Marco Melandri di MotoGP pada 2009.
Boleh jadi, cabutnya Brivio dikarenakan kemungkinan Jeremy Burgges juga ikut hengkang. Hanya, apakah ikut bergabung dengan Rossi di Ducati atau merapat bersama Casey Stoner di Honda.
Demi Rossi Ducati Ber Benah
Demi Rossi, Ducati Harus Berubah

Bos Ducati Filippo Preziosi menyadari, timnya harus melakukan sejumlah perubahan dan perbaikan pada motor untuk memastikan Valentino Rossi bisa "berbicara". Pasalnya, selama dua hari tes di Valencia, performa "The Doctor" masih jauh dari harapan.
Ya, selama uji coba pada Selasa (9/11/2010) dan Rabu (10/11/2010), hasil terbaik Rossi adalah peringkat delapan. Tetapi pada hari kedua, pebalap berusia 31 tahun ini terpuruk ke posisi 15, ketika dia mengevaluasi dua opsi mesin yang dipertimbangkan untuk musim 2011.

Keputusan yang akan diambil dibuat berdasarkan analisis data secara mendalam, setelah mempelajari semua hasil tes. Yang pasti, Valentino harus membalap seperti Valentino!
-- Filippo Preziosi

"Setelah dua hari tes, kami akan kembali ke Ducati untuk melakukan sebuah pertemuan, di mana kami akan memutuskan yang mana yang dipakai antara dua mesin tersebut, the big bang dan the screamer, meskipun informasi yang kami miliki tertuju kepada mesin yang lalu," ujar Preziosi.
"Keputusan yang akan diambil dibuat berdasarkan analisa data secara mendalam, setelah mempelajari semua hasil tes. Yang pasti, Valentino harus membalap seperti Valentino!"
"Kami sadar, kami harus melakukan perbaikan pada motor supaya bisa mencapai apa yang diinginkan. Dia sudah memberikan kepada kami banyak informasi yang sangat presisi dan sekarang kami bakal menggunakannya."
Lorenzo penasaran
Pembalap Yamaha Jorg Lorenzo 'penasaran' dengan nasib koleganya Casey Stoner di musim 2011. Sebab di tahun itu Stoner yang terbiasa mengendarai Ducati akan pindah menggunakan RC212V milik Honda.
Stoner sebagai pembalap pertama musim ini yang menyatakan kepindahannya akan tandem dengan Dani Pedrosa. Pasangan ini dianggap akan membentuk 'super tim'.
"Semua orang penasaran melihat Casey dengan Honda dan apa yang mampu dia lakukan dengan sepeda motor itu," kata Lorenzo seperti dilansir MCN, Rabu 21 Juli 2010.
"Saya rasa Ducati dan Honda sangat kompetitif. Casey punya bakat jadi dia pasti akan sangat cepat dengan Honda," tambah Lorenzo.
Stoner memastikan kepindahannya sebelum Grand Prix Jerman berlangsung 18 Juli 2010 lalu. Pria asal Australia ini mengikat diri bersama Honda sekaligus mengancam posisi Andrea Dovizioso.
Pembalap yang terakhir disebut digusur posisinya oleh Stoner. Kemungkinan besar Dovizioso akan pindah ke tim satelit Gresini. Di sini pria Italia itu akan berpasangan dengan Marco Simoncelli.
Kembali ke Stoner, kepindahannya dari Ducati sudah memiliki rekam jejak yang manis. Sebab bersama tim asal Italia itu Stoner meraih gelar juara dunia pertamanya saat baru bergabung di tahun 2007.
Alasan rossi pindah ke ducati
Ini Dia Alasan Valentino Rossi ke Ducati
Kesepakatan Rossi dengan Ducati sudah tercapai sejak Juli 2010.

Valentino Rossi
Rossi telah resmi bergabung dengan Ducati setelah menandatangani kontrak selama dua tahun, Minggu 15 Agustus 2010. Rossi akan menungganggi Ducati mulai musim MotoGP 2011. Dan kepindahan ini cukup bersejarah karena menggabungkan tim dan rider terbaik dari Italia.
Meski The Doctor belum berbicara mengenai alasan kepindahannya ke Ducati setelah tujuh tahun membela FIAT Yamaha, Del Torchio yakin alasan utama Rossi menerima pinangan Ducati karena hubungan yang erat dengan Manajer Umum Ducati Filippo Preziosi.
"Saya yakin alasan utama karena hubungan yang dia (Rossi) miliki dengan Filippo Preziosi. Saya percaya itu adalah kunci utama. Ini bukan masalah uang. Menurut saya Valentino akan bangga bisa membalap dengan motor asal Italia, tapi untuk saat ini hubungan dengan Filippo memainkan peran penting," ujar Del Torchio seperti dikutip Autosport, Minggu 15 Agustus 2010.
Del Torchio kemudian menegaskan negosiasi Ducati dengan Rossi sudah terjadi sejak lama dan kesepakatan tercapai Juli 2010 lalu. Rossi sendiri diharapkan akan mulai adaptasi dengan motor Ducati secepatnya setelah seri terakhir MotoGP musim ini di Valencia, November 2010.
"Keputusan bukan di tangan kami, tapi kami mengharapkan Yamaha melepas dia di akhir tahun. Ini keputusan mereka bukan kami. Satu-satu hal yang bisa kami katakan adalah kami sudah melepas Casey Stoner. Dia akan dilepas ke Honda setelah seri Valencia. Kami masih dalam pembicaraan, jadi belum ada keputusan final," papar Del Torchio.
"Pada dasarnya kami memutuskan untuk bekerjasama sejak Juli, tapi kontrak baru diselesaikan beberapa hari lalu. Ini keputusan yang sangat terbaru, itu mengapa kami mengumumkannya di Brno,"
Langganan:
Postingan (Atom)